Pro dan Kontra Diet tinggi protein

Diet yang sangat populer untuk menurunkan berat badan adalah diet tinggi protein.

Pro dan Kontra Diet tinggi protein

Dr. Atkinson mendasarkan makanannya pada faktor penting dan nyata ini:

1. Dengan mengonsumsi protein, faktor kenyang Anda akan meningkat, artinya Anda akan merasa kenyang lebih kencang dan lebih lama. Protein membantu mengendalikan nafsu makan dengan melawan keinginan karbohidrat, membantu pembakaran kalori dan memberikan keamanan tertinggi.

2. Protein yang bertugas membangun massa tubuh ramping, adalah blok bangunan otot. Bila Anda cukup mengonsumsi protein, Anda memastikan bahwa berat badan Anda akan kalah dari lemak, dan bukan dari otot.

3. Massa tubuh yang lebih ramping yang Anda miliki, tingkat metabolisme istirahat Anda yang lebih besar adalah (1 pon lemak membakar sekitar 2 kalori / hari, sementara 1 pon massa tubuh tanpa lemak membakar sekitar 60 kalori / hari)

Jadi, diet tinggi protein ini mengatakan, rencana makan kita harus mengandung 10-15% makanan bertinggi protein dan harus lebih rendah karbohidrat.

Mengapa kurang karbohidrat?

Sebuah. Jika karbohidrat tidak digunakan segera, mereka akan diendapkan sebagai lemak. Kapasitas tubuh Anda untuk menggunakan karbohidrat akan ditentukan oleh tingkat aktivitas fisik. Tubuh Anda akan segera membuat deposit sebagai glikogen, di hati dan sel otot, untuk digunakan saat tubuh membutuhkan energi ekstra. Sisa kelebihan karbohidrat akan disimpan sebagai lemak. Untuk latihan ringan, tubuh Anda sakit segera menggunakan glikogen. Untuk latihan yang lama, tubuh akan beralih ke cadangan lemaknya untuk menarik energi ekstra.

b. Karbohidrat dikenal untuk meningkatkan tingkat energi dan kemampuan fokus. Tapi jika karbohidrat berasal dari gula, efek ini akan berlangsung dalam waktu singkat, dan akan menyebabkan “kabut otak” dalam jangka panjang. Kurang gula meningkatkan konsentrasi mental secara umum.

c. Terlalu banyak karbohidrat diketahui menyebabkan kegugupan dan kecemasan; Saat Anda mengurangi asupan gula, Anda akan melihat suasana hati yang membaik; emosi menjadi lebih genap

d. Kelebihan gula menentukan makan “kompulsif” atau “emosional”.

e. Kurangi asupan gula Anda dan Anda akan melihat adanya perbaikan pada kebersihan gigi Anda (lebih sedikit plak gigi, kesehatan gusi yang membaik)

Berapakah persenjataan karbohidrat yang tidak cukup?

Diet rendah karbohidrat untuk manajemen berat badan jauh dari sehat. Anda bisa mengharapkan ketosis, konstipasi atau diare, halitosis, sakit kepala, dan kelelahan umum. Meningkatnya risiko penyakit jantung dan kanker, karena saat menurunkan asupan karbohidrat Anda, Anda meningkatkan asupan lemak dan mengurangi asupan serat.

Apa efek samping diet tinggi protein?

  • Jika Anda hanya makan makanan protein, terutama makanan protein hewani, maka Anda akan mulai tercium seperti karnivora; tubuh akan menumpuk keton dan dengan demikian bau busuk. Untuk menghindari hal ini, minumlah banyak air – lebih dari biasanya, sehingga Anda akan mencairkan dan memadamkan keton.
  • Jika makanan bertinggi protein Anda adalah makanan hewani, mereka sering juga kaya akan lemak hewani. Lemak hewan kebanyakan adalah lemak jenuh dan kolesterol dan diketahui meningkatkan kadar lemak darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung, dan beberapa jenis kanker.
  • Jika Anda makan banyak protein tapi lebih sedikit karbohidrat dan tidak memiliki tingkat olahraga yang moderat, Anda akan memiliki massa tubuh yang kurang ramping. Anda perlu memaksa tubuh Anda untuk membakar endapan lemak, melalui olahraga, dan bukan makanan protein sebagai bahan bakar; maka hilangnya jaringan otot – dan Anda akan setuju bahwa ini bukan tujuan diet penurunan berat badan
  • Buah dan sayuran merupakan sumber utama vitamin antioksidan seperti beta karoten, vitamin C, bioflavonoid pelindung, dan mineral tertentu; memotong mereka keluar menghadapkan Anda pada risiko mengembangkan berbagai macam penyakit defisiensi;
  • Dengan memotong buah dan sayuran Anda juga memotong sumber utama serat makanan; ini akan menyebabkan konstipasi parah, divertikulitis, sindrom iritasi usus besar, dan bahkan bisa membuat Anda lebih rentan terhadap kanker usus.
  • Harap dicatat bahwa sebagian besar buku diet yang menganjurkan diet semacam itu selalu memperingatkan bahwa Anda sebaiknya hanya menggunakan makanan untuk satu, atau maksimal dua minggu, setiap kalinya.

Jadi, apa yang harus kamu lakukan? Jawaban untuk pertanyaan ini mungkin diet tinggi protein – namun rendah protein hewani – seimbang dalam karbohidrat dan olahraga ringan. Dengan cara ini Anda akan menggabungkan manfaat diet tinggi protein, sekaligus menghindari efek sampingnya.

Anda ingin diet yang aman? Anda ingin diet yang bisa disimpan selama diperlukan? Anda ingin diet yang akan Anda nikmati dan tidak terasa seperti hukuman? Carilah program Forever Living Weight Loss.

Cara Mengobati Kanker Serviks Secara Herbal Tanpa Operasi

Kanker Serviks

Pengertian

kanker serviksKanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Pada usia berapa pun, semua wanita bisa menderita kanker serviks. Tapi penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual antara usia 30-45 tahun. Kanker serviks sangat jarang terjadi pada wanita berusia di bawah 25 tahun.

Pada tahap awal, kanker serviks biasanya tidak memiliki gejala. Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan, belum berarti Anda menderita kanker serviks. Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter. Jika dicurigai terdapat kanker serviks, rujukan menemui dokter spesialis akan diberikan.

Penderita Kanker Serviks di Indonesia

Pnykit kerikil ServiksMenurut WHO, terdapat 490.000 perempuan di dunia terkena kanker serviks pada tiap tahunnya. Dan 80 persen di antaranya berada di negara-negara berkembang, salah satunya adalah Indonesia. Tiap satu menit muncul kasus baru dan tiap dua menit terdapat satu orang meninggal akibat kanker serviks. Jadi bisa disimpulkan bahwa kanker serviks adalah jenis kanker yang sering menyerang wanita.

Di Indonesia, pada tiap harinya, diperkirakan muncul 40-45 kasus baru dan sekitar 20-25 orang meninggal akibat kanker serviks. Berarti tiap bulan Indonesia kehilangan 600-750 perempuan akibat kanker serviks. Angka kematian kanker serviks di Indonesia tergolong tinggi dan sebagian besar disebabkan oleh keterlambatan dalam diagnosis. Biasanya kanker sudah menyebar ke organ lain di dalam tubuh ketika seseorang memeriksakan kondisinya. Inilah penyebab pengobatan yang dilakukan menjadi makin sulit.

Harapan Hidup Penderita Kanker Serviks

stop kanker serviksMasa depan pengidap kanker serviks ditentukan oleh diagnosis stadium kanker serviks yang diterima. Stadium kanker serviks bertahap dari satu hingga empat yang menggambarkan tingkat perkembangan dan penyebaran kanker. Angka harapan bertahan hidup setidaknya lima tahun setelah didiagnosis kanker serviks, dikelompokkan ke dalam status stadium:

  • Stadium 1 – 80-99 persen
  • Stadium 2 – 60-90 persen
  • Stadium 3 – 30-50 persen
  • Stadium 4 – 20 persen

Tidak ada satu cara khusus untuk melakukan pencegahan terhadap kanker serviks. Tapi masih ada beberapa cara untuk mengurangi risiko terkena kanker ini.

Gejala Kanker Serviks

bahaya kanker serviksGejala kanker serviks tidak selalu bisa terlihat dengan jelas, bahkan ada kemungkinan gejala tidak muncul sama sekali. Sering kali, kemunculan gejala terjadi saat kanker sudah memasuki stadium akhir. Oleh karena itu, melakukan pap smear secara rutin sangat penting untuk ‘menangkap’ sel pra-kanker dan mencegah perkembangan kanker serviks.

1.      Pendarahan Pada Vagina

Pendarahan tidak normal dari vagina, termasuk flek adalah gejala yang sering terlihat dari kanker serviks. Pendarahan biasanya terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi atau setelah menopause. Segera temui dokter untuk melakukan pemeriksaan jika terjadi pendarahan yang tidak normal lebih dari satu kali.

2.      Gejala-gejala Lainnya yang Mungkin Muncul

Selain pendarahan yang abnormal, gejala lain yang mungkin muncul adalah:

·     Cairan yang keluar tanpa berhenti dari vagina dengan bau yang aneh atau berbeda dari biasanya, berwarna merah muda, pucat, cokelat, atau mengandung darah.

·     Rasa sakit tiap kali melakukan hubungan seksual.

·     Perubahan siklus menstruasi tanpa diketahui penyebabnya, misalnya menstruasi yang lebih dari 7 hari untuk 3 bulan atau lebih, atau pendarahan dalam jumlah yang sangat banyak.

3.      Gejala Pada Kanker Serviks Stadium Akhir

Kanker pada stadium akhir akan menyebar ke luar dari leher rahim menuju ke jaringan serta organ di sekitarnya. Pada tahapan ini, gejala yang terjadi akan berbeda, antara lain:

·         Terjadinya hematuria atau darah dalam urin.

·         Bermasalah saat buang air kecil karena penyumbatan ginjal atau ureter.

·         Perubahan pada kebiasaan buang air besar dan kecil.

·         Penurunan berat badan.

·         Pembengkakan pada salah satu kaki.

·         Nyeri pada tulang.

· Kehilangan selera makan.

·         Rasa nyeri pada punggung dan samping, ini disebabkan pembengkakan pada ginjal. Kondisi ini disebut sebagai hidronefrosis.

Jika Anda mengalami gejala-gejala seperti yang disebutkan di atas, sebaiknya segera menemui dokter. Terutama mengenai pendarahan yang tidak normal pada vagina yang bisa disebabkan oleh banyak hal, tidak selalu disebabkan oleh kanker serviks. Tapi gejala ini harus diperiksa oleh dokter untuk memahami penyebabnya.

 

Baca Juga : Obat Tumor Otak

Penyebab Kanker Serviks

Kanker serviks dimulai ketika sel-sel yang sehat mengalami mutasi genetik atau perubahan pada DNA. Mutasi genetik ini kemudian mengubah sel normal menjadi sel abnormal. Sel yang sehat akan tumbuh dan berkembang biak pada kecepatan tertentu, sedangkan sel kanker tumbuh dan berkembang biak tanpa terkendali.

Jumlah sel abnormal yang terus bertambah akan membentuk tumor. Sel kanker yang muncul kemudian menyerang jaringan di sekitarnya. Sel ini bisa melepaskan diri dari lokasi awal dan menyebar ke wilayah tubuh lainnya, proses ini disebut sebagai metastasis.

  1. Kanker Serviks Akibat HPV atau Human papilomavirus

Ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan perempuan terkena kanker serviks. Tapi penelitian menemukan bahkan 99,7 persen kanker serviks disebabkan oleh HPV. HPV adalah satu golongan virus. Terdapat lebih dari 100 jenis HPV.

Virus HPV pada umumnya tersebar melalui hubungan seksual di mana terjadi kontak langsung antara kulit kelamin, membran mukosa, atau pertukaran cairan tubuh dan melalui seks oral. Setelah memulai hubungan seksual, diperkirakan terdapat 33 persen wanita akan terinfeksi HPV. Beberapa jenis HPV tidak menimbulkan gejala yang jelas dan infeksi bisa hilang tanpa penanganan medis.

Namun terdapat jenis HPV lainnya yang bisa menyebabkan kutil pada alat kelamin.  Jenis HPV penyebab kutil kelamin ini tidak menyebabkan kanker serviks. Ada sekitar 15 jenis HPV yang berpotensi menyebabkan kanker serviks. Dua jenis yang paling umum adalah HPV 16 dan HPV 18.

HPV kanker serviksJenis ini menjadi penyebab kanker serviks pada 70 persen wanita. Jenis HPV yang berisiko tinggi dianggap mengandung materi genetik yang bisa dipindahkan dari sel virus ke dalam sel leher rahim. Materi ini akan mulai mengganggu kinerja sel, hingga akhirnya sel-sel serviks itu berkembang biak tanpa terkendali. Proses inilah yang menyebabkan tumor dan kemudian berubah menjadi kanker. Belum ada obat yang diketahui bisa menyembuhkan infeksi HPV. Virus ini sendiri bisa tetap berada di dalam tubuh dengan atau tanpa penanganan. Tapi kebanyakan infeksi HPV menghilang tanpa penanganan khusus dalam jangka waktu sekitar dua tahun. Namun, sebagai langkah berjaga-jaga, setiap wanita disarankan untuk menerima vaksinasi HPV untuk mencegah tertularnya jenis virus yang menyebabkan kanker.

      2.  Status Prakanker –  Serviks Intraepithelial Neoplasia

Kanker serviks butuh bertahun-tahun untuk tumbuh dari sel sehat ke sel prakanker dan akhirnya sel kanker. Perubahan abnormal sel-sel sebelum kanker inilah yang dikenal dengan sebutan cervical intraepithelial neoplasia (CIN) atau sel prakanker. Perubahan sel akibat infeksi HPV, menjadi CIN dan akhirnya menjadi kanker sangat lambat. Proses ini bisa terjadi dalam kurun waktu 10-20 tahun.

CIN adalah kondisi pertumbuhan sel abnormal sebelum kanker. Kondisi ini umumnya tidak mengancam kesehatan seseorang secara langsung, tapi berpotensi berubah menjadi kanker. Walau risiko sel-sel CIN berubah menjadi kanker tergolong kecil, dokter akan memantau atau menanganinya sebagai langkah pencegahan kanker serviks. Tujuan pap smear adalah mengidentifikasi tahap ini agar CIN ditangani sebelum sepenuhnya berubah menjadi kanker. Tingkat perubahan sel abnormal bisa dibagi menurut tingkat keparahannya, yaitu:

·  CIN 1 – Kondisi ini terjadi saat perubahan pada sel-sel leher rahim masih sedikit atau tidak terlalu signifikan. Bisa ditangani atau dipantau secara berkala karena sel-sel pada tahap CIN 1 bisa berubah menjadi normal kembali tanpa penanganan medis.

·  CIN 2 – Terjadi perubahan yang lebih dari CIN 2; umumnya sel-sel abnormal diangkat oleh dokter.

·  CIN 3 – Pada tahap ini, perubahan sel sangat abnormal tapi belum bersifat kanker. Sel-sel CIN 3 akan diangkat oleh dokter.

resiko kanker

Faktor yang Bisa Meningkatkan Risiko Kanker Serviks

Ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko menderita kanker serviks antara lain:

  • Aktivitas seksual terlalu dini: Melakukan hubungan seksual pada umur terlalu dini akan meningkatkan risiko terinfeksi HPV.
  • Berganti-ganti pasangan seksual: Memiliki banyak pasangan seksual akan meningkatkan risiko terinfeksi HPV.
  • Merokok: Wanita yang merokok berisiko dua kali lipat. Ini mungkin disebabkan oleh bahan kimia berbahaya dari tembakau yang muncul di leher rahim.
  • Sistem kekebalan tubuh yang lemah: Kondisi ini mungkin dikarenakan mengonsumsi obat tertentu seperti imunosupresan. Obat ini digunakan agar tubuh tidak menolak donor organ dari orang lain atau karena menderita HIV/AIDS.
  • Melahirkan anak: Makin banyak anak yang dilahirkan seorang wanita, maka risiko makin tinggi. Wanita yang punya tiga anak tiga kali lebih berisiko terkena kanker serviks daripada wanita yang tidak punya anak sama sekali. Diperkirakan bahwa perubahan hormon saat sedang hamil membuat leher rahim lebih rentan terserang HPV.
  • Minum pil kontrasepsi atau KB lebih dari lima tahun: Mengonsumsi pil KB cukup lama akan meningkatkan risiko dua kali lipat mengalami kanker serviks. Meski hal ini masih belum jelas alasannya.

Cara Penyebaran Kanker Serviks

kanker serviks bahayaJika kanker serviks tidak didiagnosis dan tidak ditangani, perlahan-lahan sel kanker akan keluar dari leher rahim dan menyebar ke organ serta jaringan di sekitarnya. Kanker bisa menyebar ke vagina dan otot yang menopang tulang panggul. Sel kanker juga bisa menyebar ke tubuh bagian atas. Kondisi ini akan menghalangi saluran yang mengalir dari ginjal ke kandung kemih atau sering disebut sebagai ureter. Kanker bisa menyebar ke kandung kemih, rektum, dan akhirnya sampai ke hati, tulang dan paru-paru. Sel kanker ini juga bisa menyebar ke sistem limfatik. Sistem limfatik terdiri dari serangkaian nodus dan saluran yang menjalar ke seluruh tubuh dengan cara yang sama seperti sistem peredaran darah.

Nodus limfa menghasilkan banyak sel khusus yang dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Jika Anda terkena infeksi, nodus di leher atau di bawah ketiak akan membengkak. Pada beberapa kanker serviks stadium awal, nodus limfa yang dekat dengan leher rahim mengandung sel kanker. Dan pada beberapa kanker serviks stadium akhir, nodus limfa di dada dan perut juga bisa terinfeksi kanker.

Diagnosis Kanker Serviks

Jika kanker serviks terdeteksi sejak dini, tingkat keberhasilan pengobatan menjadi lebih tinggi. Rujukan pada seorang ginekolog atau dokter spesialis sistem reproduksi wanita akan diberikan jika hasil pap smear menunjukkan adanya sel yang abnormal pada leher rahim. Pada kebanyakan kasus, keberadaan sel-sel abnormal ini tidak berarti kanker rahim. Rujukan pada ginekolog juga diberikan jika terjadi pendarahan abnormal pada vagina untuk melihat apakah ada perubahan abnormal pada leher rahim.

  • Prosedur Kolposkopi. Kolposkopi adalah pemeriksaan leher rahim untuk mencari kelainan. Dokter akan memakai kaca pembesar khusus untuk melihat vulva, vagina, dan leher rahim. Proses ini menggunakan mikroskop dengan lampu kecil di ujungnya. Jika terlihat kelainan pada proses kolposkopi, sampel kecil jaringan akan diambil dari leher rahim dan diperiksa di bawah mikroskop, untuk melihat apakah ada sel kanker di dalamnya. Seluruh proses ini akan dilakukan oleh dokter ginekolog.
  • Biopsi Kerucut (Cone Biopsy). Sebuah prosedur operasi kecil bernama biopsi kerucut (cone biopsy) mungkin perlu dilakukan. Istilah biopsi kerucut diambil dari jaringan berbentuk kerucut yang diambil dari leher rahim. Sel-sel dari jaringan ini akan diperiksa dengan mikroskop untuk memeriksa apakah ada sel kanker. Prosedur ini dilakukan di rumah sakit dengan pemakaian bius lokal. Efek sampingnya adalah pendarahan yang mungkin terjadi hingga satu bulan setelah operasi. Selain itu, menstruasi juga mungkin akan terasa nyeri. Jika leher rahim mengandung sel kanker atau sel yang berpotensi menjadi kanker, penanganan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan seluruh sel abnormal tersebut terangkat.

Manfaat Pemeriksaan Lebih Lanjut

Dengan pemeriksaan biopsi, pasien bisa mengetahui apakah mengidap kanker serviks dan apakah sudah menyebar. Jika memang terdapat kanker serviks, pemeriksaan lanjutan untuk melihat sejauh mana penyebaran kankernya adalah:

  • Tes darah: dilakukan untuk memeriksa kondisi hati, ginjal, dan sumsum tulang.
  • Pemeriksaan organ panggul: rahim, vagina, rektum, dan kandung kemih akan diperiksa apakah terdapat kanker.
  • CT scan: pemindaian kondisi tubuh bagian dalam dengan komputer untuk mendapatkan gambar tiga dimensi. Berguna untuk melihat kanker yang tumbuh dan apakah kanker sudah menyebar ke bagian tubuh yang lain.
  • X-ray dada: untuk melihat apakah kanker sudah menyebar ke paru-paru.
  • MRI scan: pemindaian memakai medan magnet yang kuat dan gelombang radio menghasilkan gambar dari dalam tubuh. Berguna untuk melihat apakah kanker sudah menyebar dan seberapa jauh penyebarannya.
  • PET scan: jika digabungkan dengan CT scan, dapat melihat penyebaran kanker dan juga memeriksa respons seseorang terhadap pengobatan yang dilakukan.

Stadium Kanker Serviks

stadium kanker serviksStadium kanker yang diderita bisa ditentukan setelah semua tes selesai dilakukan. Stadium digunakan untuk menjelaskan seberapa jauh kanker sudah menyebar. Jika stadium kanker makin tinggi, maka penyebaran yang terjadi lebih luas. Berikut ini adalah stadium kanker serviks berdasarkan penyebarannya:

  • Stadium 0: stadium prakanker. Tidak ada sel kanker di leher rahim, tapi ada perubahan biologis yang berpotensi menjadi kanker. Tahap ini sering disebut sebagai cervical intraepithelial neoplasia (CIN) atau carcinoma in situ (CIS).
  • Stadium 1: kanker masih berada di dalam leher rahim dan belum ada penyebaran.
  • Stadium 2: kanker sudah menyebar ke luar leher rahim dan di jaringan sekitarnya. Tapi belum mencapai dinding panggul atau bagian bawah vagina.
  • Stadium 3: kanker sudah menyebar ke dinding panggung dan/atau ke bagian bawah dari vagina.
  • Stadium 4: kanker sudah menyebar ke usus, kandung kemih, atau organ lain,  seperti kanker paru-paru

Pengobatan Kanker Serviks

diagnosa kanker serviksPengobatan terhadap kanker serviks tergantung pada beberapa faktor. Misalnya stadium kanker, usia pasien, keinginan untuk memiliki anak, kondisi medis lain yang sedang dihadapi dan pilihan pengobatan yang diinginkan. Memutuskan cara pengobatan terbaik bisa sangat membingungkan. Kanker serviks biasanya akan ditangani oleh tim yang terdiri dari dokter dari berbagai spesialisasi. Tim ini akan membantu memilih cara terbaik melanjutkan pengobatan, tapi keputusan akhir tetap ada di tangan Anda.

Jenis penanganan menurut stadium kanker terbagi dua. Yang pertama adalah penanganan kanker serviks tahap awal, yaitu operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, radioterapi, atau kombinasi keduanya. Dan yang kedua adalah penanganan kanker serviks stadium akhir, yaitu radioterapi dan/atau kemoterapi, kadang operasi juga perlu dilakukan.

Jika diagnosis kanker serviks sudah diketahui sejak awal, kemungkinan pulih sepenuhnya cukup bagus. Tapi jika kanker sudah menyebar, peluang pulih total akan berkurang. Pada kasus kanker serviks yang tidak bisa disembuhkan, bisa dilakukan perawatan paliatif. Perawatan jenis ini berfungsi untuk memperlambat penyebaran kanker, memperpanjang usia pasien dan mengurangi gejala yang muncul, misalnya rasa sakit dan pendarahan vagina.

    1.   Prosedur Pengangkatan Sel-sel Prakanker

Hasil pap smear mungkin tidak menunjukkan adanya kanker serviks, tapi bisa dilihat jika terjadi perubahan biologis yang berpotensi menjadi kanker di masa mendatang. Berikut ini adalah beberapa penanganan yang tersedia:

Biopsi kerucut: yaitu pengangkatan wilayah tempat jaringan yang abnormal melalui prosedur operasi.

Ø  Terapi laser: pemakaian laser untuk membakar sel-sel abnormal.

Ø  LLETZ atau large loop excision of transformation zone: sel-sel abnormal dipotong memakai kawat tipis dan arus listrik.

    2.  Operasi Pengangkatan Kanker Serviks

Ada tiga jenis operasi utama untuk kanker serviks.

  1. Operasi radical trachelectomy

Prosedur ini lebih cocok untuk kanker serviks yang terdeteksi pada stadium awal dan akan ditawarkan kepada wanita yang masih ingin memiliki anak. Operasi ini bertujuan mengangkat leher rahim, jaringan sekitarnya, dan bagian atas dari vagina, tanpa mengangkat rahim. Anda masih berpeluang memiliki anak karena rahim tidak diangkat. Pasca operasi, rahim dan vagina membutuhkan waktu untuk pulih. Akan disarankan menunggu enam bulan hingga setahun setelah operasi sebelum memutuskan untuk hamil.

  1. Operasi yang melibatkan pengangkatan rahim

Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim wanita. Histerektomi dilakukan untuk berbagai alasan, salah satunya untuk operasi kanker serviks stadium awal. Agar kanker tidak kembali lagi, radioterapi juga mungkin perlu dilakukan. Ada dua jenis operasi histerektomi. Pertama, histerektomi sederhana, di mana operasi ini, leher rahim dan rahim akan diangkat. Pada beberapa kasus, ovarium dan tuba falopi juga diangkat. Dilakukan untuk kanker serviks stadium awal.

Yang kedua histerektomi radikal. Leher rahim, rahim, jaringan di sekitarnya, nodus limfa, ovarium dan tuba falopi, semuanya diangkat. Ini operasi yang cenderung dilakukan pada kanker serviks stadium satu lanjutan dan stadium dua pada tahap awal.

Efek samping atau komplikasi jangka pendek dari operasi histerektomi adalah:

  • Pendarahan
  • Infeksi
  • Risiko cidera pada ureter, kandung kemih dan rectum
  • Penggumpalan darah

Kemungkinan komplikasi jangka panjang dari operasi histerektomi adalah:

  • Ketidakmampuan menahan kencing.
  • Vagina menjadi pendek dan lebih kering, hubungan seksual bisa terasa menyakitkan.
  • Pencernaan dalam usus terhalang karena adanya penumpukan bekas luka. Mungkin diperlukan operasi lagi untuk membukanya.
  • Pembengkakan pada lengan dan kaki karena penumpukan cairan atau limfedema.

Meski risiko komplikasi ini kecil, tapi akan sangat menyulitkan jika terjadi. Dengan histerektomi, kehamilan tidak mungkin terjadi dan jika ovarium diangkat, ini juga bisa memicu terjadinya menopause jika pasien belum mengalaminya.

  1. exenteration panggul

Pelvic exenteration adalah operasi besar yang hanya disarankan jika kanker serviks kembali muncul setelah pernah diobati dan sempat sembuh. Operasi ini dilakukan jika kanker kembali ke daerah panggul, tapi belum menyebar ke wilayah lain. Setelah operasi, vagina bisa direkonstruksi ulang memakai kulit dan jaringan yang diambil dari bagian tubuh lainnya. Anda tetap bisa melakukan hubungan seks  beberapa bulan setelah operasi ini.

Terdapat dua tahapan pelvic exenteration yang harus dilewati. Tahap pertama, kanker akan diangkat bersamaan dengan kandung kemih, rektum, vagina, dan bagian bawah dari usus. Lalu tahap yang kedua, dua lubang yang disebut stoma akan dibuat di perut untuk mengeluarkan urin dan kotoran dari tubuh. Kotoran yang dibuang dimasukkan ke dalam kantong penyimpanan, disebut dengan istilah kantong colostomy.

  1. Radioterapi

Untuk penanganan kanker serviks stadium awal, radioterapi bisa dilakukan sendiri atau dikombinasikan dengan operasi. Sedangkan untuk kanker serviks stadium akhir, radioterapi digabung dengan kemoterapi. Kombinasi ini bertujuan untuk mengendalikan pendarahan dan rasa nyeri.

Proses radioterapi biasanya berjalan sekitar satu sampai dua bulan. Meski begitu, radioterapi tidak hanya menghancurkan sel-sel kanker, terkadang radioterapi juga menghancurkan jaringan yang sehat. Efek samping bisa bertahan selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan. Pada beberapa kasus, efek samping ini bisa bersifat permanen. Tapi, kebanyakan efek samping akan hilang dalam dua bulan setelah menyelesaikan pengobatan. Tapi keuntungan radioterapi sering kali lebih besar dari risiko dan efek sampingnya. Bagi beberapa orang, radioterapi menawarkan harapan satu-satunya untuk memusnahkan kanker. Efek samping dari radioterapi adalah:

  • Sakit saat buang air kecil.
  • Pendarahan dari vagina dan rektum.
  • Diare.
  • Kelelahan.
  • Mual.
  • Merusak kandung kemih dan usus sehingga kehilangan kontrol dalam membuang air besar dan kecil.
  • Mempersempit vagina sehingga seks menjadi terasa sakit.
  • Kulit seperti terbakar di daerah panggul.
  • Kemandulan.
  • Merusak ovarium, berakibat pada menopause dini.

Sel telur bisa diangkat melalui operasi dari ovarium sebelum radioterapi, jika Anda mencemaskan soal kesuburan. Sel telur ini bisa ditanamkan kembali di rahim. Untuk mencegah menopause, ovarium bisa dipindahkan di luar daerah panggul yang tidak terpengaruh radiasi. Proses ini lebih dikenal dengan istilah ovarian transposition.

7.      Kemoterapi

Untuk mengobati kanker serviks, kemoterapi bisa digabung dengan radioterapi. Untuk kanker stadium akhir. Kemoterapi dilakukan untuk memperlambat penyebaran dan mengurangi gejala yang muncul. Pengobatan ini sering disebut sebagai kemoterapi paliatif. Kemoterapi memakai obat-obatan untuk menghancurkan sel kanker. Berbeda dengan radioterapi atau operasi yang berdampak pada bagian tertentu saja, kemoterapi akan berdampak pada seluruh tubuh. Obat ini mengincar sel yang tumbuh dan berkembang biak dengan cepat, terutama sel kanker. Tapi sel sehat yang berkembang biak dengan cepat juga bisa terpengaruh.

Kemoterapi bisa memakai satu obat khusus untuk membunuh sel kanker. Satu jenis obat ini biasanya disebut cisplatin. Tapi kombinasi obat-obatan kemoterapi juga bisa diterapkan. Pengobatan kemoterapi diberikan melalui infus pada pasien rawat jalan. Pasien diperbolehkan pulang setelah menerima pengobatan sesuai dosis.

Anda harus sering melakukan tes darah ketika melakukan kemoterapi. Tes darah bertujuan untuk memeriksa kesehatan ginjal Anda karena beberapa obat-obatan kemoterapi bisa merusak ginjal. Pengobatan ini juga bisa merusak jaringan yang sehat. Efek samping yang paling sering terjadi adalah:

ü  Mengalami sariawan.

ü  Kehilangan selera makan.

ü  Merasakan kelelahan.

ü  Mual dan muntah.

ü  Rambut rontok: rambut bisa tumbuh kembali dalam waktu tiga sampai enam bulan setelah kemoterapi selesai. Tapi tidak semua kemoterapi menyebabkan rambut rontok.

ü  Jumlah sel darah merah berkurang: ini bisa mengakibatkan kelelahan dan sesak napas. Anda akan rentan terhadap infeksi karena kekurangan sel darah putih.

8.      Pengobatan Pada Masa Kehamilan

Pengobatan kanker serviks pada masa kehamilan tergantung pada stadium kanker dan juga umur kehamilan Anda. Misalnya Anda menderita kanker serviks stadium awal dan berada pada usia kehamilan sembilan bulan. Pengobatan yang dilakukan akan ditunda hingga Anda melahirkan bayi. Pengobatan kanker bisa menyebabkan kelahiran prematur atau bahkan keguguran.

Komplikasi Kanker Serviks

Komplikasi bisa muncul akibat dari pengobatan atau karena stadium kanker serviks yang sudah pada tahap akhir. Misalnya karena radioterapi, operasi, atau kemoterapi. Komplikasi dari kanker serviks adalah:

  • Komplikasi ringan: pendarahan kecil pada vagina dan/atau sering kencing.
  • Komplikasi berat: pendarahan yang parah dan bahkan gagal ginjal.

Efek Samping Pengobatan Kanker Serviks

Pengobatan kanker serviks berisiko menyebabkan beberapa efek samping yang dihadapi oleh penderita.

  1. Mengalami menopause dini
  2. Terjadinya penyempitan vagina
  3. Munculnya limfedema atau penumpukan cairan tubuh
  4. Dampak emosional pada penderita

Dampak Kanker Serviks Stadium Lanjut :

  1. Rasa sakit akibat penyebaran kanker
  2. Pendarahan berlebih
  3. Penggumpalan darah setelah pengobatan
  4. Gagal ginjal
  5. Produksi cairan vagina yang tidak normal
  6. Fistula. Fistula adalah terbentuknya sambungan atau saluran abnormal antara dua bagian dari tubuh. Pada kasus kanker serviks, fistula bisa terbentuk antara kandung kemih dan vagina.

Pencegahan Kanker Serviks

Cara utama dalam mencegah kanker serviks adalah mencegah tertular virus HPV. Diperkirakan sekitar 99 persen kasus kanker serviks disebabkan oleh virus ini. Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko terkena kanker serviks meliputi berhubungan seks dengan aman, setia pada pasangan, screening rutin pada leher rahim, vaksinasi, serta berhenti merokok.

Kebanyakan kasus kanker serviks berhubungan dengan infeksi HPV jenis tertentu. Penyebaran virus ini terjadi melalui hubungan seksual yang tidak aman, maka gunakan kondom ketika berhubungan seksual untuk mengurangi risiko tertular HPV.

Risiko tertular HPV juga meningkat seiring dengan jumlah pasangan seksual seseorang. Wanita yang hanya memiliki satu pasangan pun juga bisa terkena infeksi ini jika pasangannya memiliki banyak pasangan seksual lain.

HPV

Screening untuk kanker serviks atau pap smear adalah metode untuk mendeteksi sel-sel yang berpotensi menjadi kanker. Pap smear leher rahim bukanlah tes untuk kanker. Tes ini hanya memeriksa kesehatan sel-sel pada leher rahim. Kebanyakan hasil tes pada wanita menunjukkan hasil normal. Lakukanlah pap smear secara teratur. Wanita yang pernah berhubungan seks dan terutama sudah berusia 25-49 tahun, disarankan untuk melakukan tes tiap tiga tahun sekali. Untuk wanita usia 50-64 tahun, disarankan melakukan tes lima tahun sekali.

Vaksinasi HPV atau human papilomavirus melindungi wanita dari infeksi jenis virus utama yang menyebabkan kanker serviks. Vaksin akan lebih efektif jika diberikan pada gadis sebelum aktif secara seksual. Meski vaksin HPV bisa mengurangi risiko kanker serviks, tapi vaksin ini tidak menjamin Anda bebas dari penyakit ini. Anda tetap sebaiknya menjalani pap smear secara rutin meski sudah mendapatkan vaksinasi.

Risiko terkena kanker serviks juga bisa dikurangi dengan menjauhi rokok. Orang yang merokok lebih sulit dalam menghilangkan infeksi HPV dari tubuh. Infeksi inilah yang berpotensi menjadi kanker.

Obat herbal kanker serviks yang ampuh dan cepat dalam menumpas sel kanker serviks

kmuricata kanker serviksK-Muricata adalah obat herbal kanker serviks berbentuk the pertama didunia yang menggabungkan khasiat antara 2 tanaman anti kanker terbaik saat ini, yakni daun sirsak dan keladi tikus. Kombinasi antara kedua tanaman herbal ini menghasilkan perpaduan yang sempurna karena sangat cepat dan ampuh serta tuntas dalam membunuh sel kanker ganas di elehr rahim (kanker serviks) maupun di kandungan (kanker rahim).

Daun sirsak yang digunakan di dalam obat herbal kanker rahim ini merupakan daun sirsak pilihan (tidak boleh terlalu tua ataupun terlalu muda) dan sangat terkonsentrat, yang di ekstrak dengan bioteknologi canggih. Sehingga di dalam 1 sachet K-Muricata memiliki kandungan senyawa aktif pembunuh kanker yang sama dengan 1 kg daun sirsak. Hal ini menyebabkan khasiat K-Muricara sangat kuat dan sangat cepat untuk membunuh sel kanker serviks.

Apa yang menyebbakan daun sirsak begitu ampuh untuk mengobati berbagai jenis kanker ?

jawabannya terletak pada kandungan senyawa Acetogenin didalamnya. Acetogenin merupakan senyawa antioksidan yang sangat powerful yang memiliki sifat untuk menyerang sel kanker secara efektif tanpa menggangu sel tubuh yang normal (sehat). Yang paling mengagumkan dari khasiat daun sirsak adalah kekuatannya dalam menumpas sel kanker 10.000 kali lebih kuat dibandingkan dengan pengobatan kemoterapi, dank arena acvetogenins sangat selektif yakni hanya menyerang sel aknker ganas maka tidak menyebabkan efek samping seperti rambut rontok dan kehilangan.

Kandungan berikutnya di dalam obat herbal kanker serviks K-Muricata adalah ekstrak tanaman keladi tikus. Di dalam keladi tikus terkandung senyawa aktif yang snagat berharga yakni Ribozome Inactivating Protein (Rips). Dimana Rips juga memiliki sifat sebagai anti kanker yang sangat kuat. Senyawa aktif ini berfungsi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker (anti proliferasi), melemahkan sel kanker, serta mencegah timbulnya sel kanker rahim (serviks) baru. Selain itu Rips juga berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh pasien kanker.

Perpaduan antara kedua tanaman herbal anti kanker di dalam obat herbal kanker rahim (serviks) ini adalah terapi kanker terbaik dan merupakan solusi pengobatan kanker serviks herbal yang paling ampuh dan aman karena tanpa manimbulkan efek samping negative yang merugikan bagi tubuh.

Menghadapi Diare Pada Anak yang Menjadi Tugas Penting Orang Tua

Rasanya semua orang pernah mengalami masalah diare. Masalah kesehatan yang satu ini mungkin terdengar sepele. Akan tetapi pada kenyataannya dapat berakibat fatal jika tidak memperoleh penanganan yang segera. Mengingat bahwa diare membuat kondisi penderitanya kehilangan cairan tubuh yang banyak sehingga penderitanya akan semakin lemas. Apalagi jika kondisi ini dialami oleh anak-anak, yang mana daya tahan tubuhnya tidak lebih baik sehingga diare pada anak pun dapat memicu kondisi kesehatan anak yang buruk apabila tidak segera ditangani. Penyebab diare pada anak tak lain juga sama halnya dengan orang dewasa, yakni usus yang terinfeksi oleh virus, bakteri dan juga parasit. Saat anak mengalami diare, disini peran orang tua tentu sangat besar untuk melakukan penanganan yang segera sebelum diare terjadi semakin parah.

kenali penyebab diare

Gejala Yang Muncul Pada Penderita Diare Bervariasi

Gejala yang muncul saat anak mengalami diare ada bervariasi, tergantung juga dengan penyebab diare pada anak yang terjadi. Beberapa diantaranya adalah hanya merasakan sakit perut yang singkat dengan intensitas buang air besar yang tidak terlalu sering juga serta kondisi feses yang tidak terlalu encer, sampai dengan gejala yang lebih parah adalah mengalami kram perut dengan intensitas BAB yang semakin sering serta feses encer. Dalam kondisi yang lebih parah lagi, kram perut dan juga demam tinggi bisa dialami oleh anak. Para orang tua haruslah dapat dengan cermat mewaspadai diare pada anak. Pasalnya, di Indonesia sendiri diare adalah salah satu penyebab kematian yang persentasenya besar dengan kata lain tidak sedikit nyawa anak hilang karena diare. Oleh sebab itu, masalah diare tidak dapat diremehkan begitu saja. Apalagi yang mengalami adalah anak-anak. Biasakan si kecil untuk menjalankan kebiasaan sehat agar dapat menghindari penyebab diare pada anak.

Segera Gantikan Cairan Tubuh Yang Hilang Pada Penderita Diare

Waspadai gejala-gejala diare pada anak. Anak dikatakan mengalami diare apabila ia buang air besar lebih dari tiga kali dalam sehari dan berupa cairan. Semakin tinggi intensitas buang air besar anak, maka kondisi yang demikian haruslah semakin diwaspadai. Segera gantikan cairan tubuh si kecil yang hilang karena diare dengan mengkonsumsi cairan dalam jumlah yang lebih banyak dibandingkan biasanya. Ajak anak untuk minum air putih lebih banyak agar masalah dehidrasi bisa terhindarkan. Pasalnya, dehidrasi yang terjadi saat anak diare hanya akan memperburuk kondisi diare yang dialami si kecil. Ajarkan juga si kecil untuk senantiasa menjaga kebersihan diri. Seperti selalu mencuci tangan pakai sabun Lifebuoy setelah dari kamar mandi, sebelum makan, selesai bermain dan di berbagai waktu penting lainnya. Dengan begitu, penyebab diare pada anak pun bisa dijauhi dengan lebih optimal.

Beberapa Alternatif Pengganti Cairan Tubuh Yang Hilang Karena Diare

Untuk pemberian cairan pada anak yang mengalami diare agar cairan tubuhnya segera tergantikan, berikan ia cairan setiap saat setelah buang air besar dan terus berlanjut di banyak waktu. Untuk si kecil yang masih dibawah 2 tahun, yang berarti ia masih mendapatkan asupan ASI, beri ia ASI sesering mungkin, terlebih jika dibawah 1 tahun. Untuk usia 1 tahun, bisa dengan diselingi pemberian setengah gelas air setiap selesai buang air besar. Sementara untuk anak di atas usia 2 tahun, alias sudah tidak meneerima ASI, bisa berikan satu gelas air putih setiap selesai buang air besar dan juga imbangi dengan konsumsi yang dapat membantu mencukupi kebutuhan cairan dan nutrisi saat diare, seperti teh tawar, air kelapa, oralit, sampai dengan sup hangat. Segeralah hubungi dokter apabila kondisi anak yang mengalami diare semakin parah, yakni buang air besar lebih dari 6 kali dalam sehari. Hindarkan si kecil dari berbagai penyebab diare yang terjadi pada anak agar kondisinya tidak semakin parah.

Referensi Artikel Menghadapi Diare Pada Anak yang Menjadi Tugas Penting Orang Tua http://www.lifebuoy.co.id/article/detail/1174675/waspada-inilah-bakteri-bakteri-penyebab-diare

SPF

Trik Menata Sudut Ruangan Rumah Minimalis

Trulum Skincare

Berapa Banyak SPF yang Anda Butuhkan di Tabir Surya Anda?

SPF adalah ukuran seberapa baik tabir surya dapat melindungi skinSPF dan persentase perlindungan sinar UV tidak mengikuti kurva linier. Kami telah menguraikan seberapa tinggi SPF yang dibutuhkan tabir surya Anda.
Sun Protection Factor, yang lebih dikenal sebagai SPF, adalah ukuran seberapa baik tabir surya dapat melindungi kulit dari radiasi UVB yang berbahaya. Secara eksperimental, ini adalah rasio jumlah cahaya yang menyebabkan kemerahan pada kulit yang dilindungi sinar matahari, dengan jumlah cahaya yang menyebabkan kemerahan pada kulit yang tidak terlindungi.

Efek Berbahaya dari Sinar UV

Tabir surya seharusnya tidak dianggap sebagai kosmetik tapi sangat penting untuk melindungi kulit seseorang. Dengan demikian, setiap individu yang mengekspos kulit mereka terhadap radiasi UV melalui sinar matahari langsung, terutama di negara tropis seperti India, memerlukan tabir surya. Banyak efek toksik UV dari sinar matahari alami dan lampu buatan terapeutik merupakan perhatian utama kesehatan manusia. Beberapa efek akut radiasi UV pada kulit manusia normal terdiri dari peradangan kulit terbakar matahari (eritema), penyamakan kulit dan imunosupresi lokal atau sistemik. Penyamakan kulit adalah proses dimana warna kulit menjadi gelap karena paparan sinar UV. Radiasi UV menyebabkan kerusakan DNA dan stres oksidatif yang menyebabkan produksi melanin dan redistribusi sehingga menyebabkan warna kulit lebih gelap.
SPF lotion

Sinar matahari terdiri dari radiasi UV yang berbahaya dengan panjang gelombang yang berbeda. Radiasi panjang gelombang panjang terdiri dari sinar UVA (320-400nm) sedangkan radius panjang gelombang pendek terdiri dari radiasi UVB (290-320nm). Sinar UVA menyumbang 90 sampai 95% radiasi UV yang sampai ke bumi. Sementara UVB membentuk hanya 5-10% radiasi matahari, kerusakan energinya tinggi pada lapisan epidermal permukaan dan menyebabkan sengatan matahari. Sinar UVA menembus jauh ke dalam dermis dan terutama menyebabkan penuaan kulit. Kedua radiasi tersebut bagaimanapun dapat menyebabkan kanker kulit. Dengan merusak DNA seluler kulit, radiasi UV yang berlebihan menghasilkan mutasi genetik yang dapat menyebabkan kanker kulit.

Decoding Persentase Faktor SPF di Tabir Surya Anda

SPF tidak secara langsung berhubungan dengan waktu paparan matahari namun dengan jumlah paparan matahari. Selain itu, SPF dan persentase perlindungan sinar UV tidak mengikuti kurva linier. Kompilasi yang sama seperti yang diberikan di bawah ini:

Seperti tabel di atas menunjukkan, telah dievaluasi bahwa SPF 30 blok 97% sinar UVB yang ideal untuk perlindungan dari sinar berbahaya saat mengekspos kulit ke matahari pada hari yang normal. Nilai SPF yang lebih tinggi membuat perlindungan kulit lebih baik.

Hal ini juga penting untuk melindungi kulit terhadap radiasi UVA maupun UVB. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan SPF SPF spektrum luas yang menawarkan perlindungan terhadap radiasi UV panjang gelombang pendek dan panjang. Penggunaan tabir surya fisik dan kimia secara seimbang dalam formulasi dapat membantu memberikan perlindungan ini.

perlindungan tabir surya

Cara Mengaplikasikan Tabir Surya

Jumlah tabir surya yang diterapkan berbanding lurus dengan jumlah radiasi matahari yang diserap. Dengan kata lain, lebih banyak tabir surya menghasilkan penyerapan energi matahari yang lebih sedikit. Karena tabir surya mungkin luntur dan menjadi kurang efektif seiring berjalannya waktu, frekuensi pemaksaannya diterapkan kembali memiliki implikasi langsung untuk membatasi penyerapan radiasi matahari. Frekuensi reapplication juga dipengaruhi oleh berbagai aktivitas yang melibatkan seseorang. Misalnya, saat berenang kemungkinan aplikasi tabir surya lebih sering terjadi karena air dapat mencuci tabir surya dari tubuh. Tingkat aktivitas fisik yang tinggi memerlukan aplikasi ulang yang lebih sering karena aktivitas secara fisik dapat menghilangkan tabir surya dan berkeringat yang berat dapat membersihkan tabir surya. Dengan demikian perlu penerapan ulang yang lebih sering diikuti untuk mengurangi penyerapan radiasi matahari.
lotion tabir surya

Pada saat ini tahun, ketika matahari musim panas terik di atas kita, sangat penting untuk melindungi kulit kita dari efek berbahaya sinar UV. Luangkan waktu dan hati-hati.

Obat Flek

Mengenali Beberapa Ekspresi Wajah Si Kecil

Tahukah Bunda, kalau bayi baru lahir telah dapat berkomunikasi? Tiap-tiap ekspresi di wajah bayi memiliki makna serta arti untuk di sampaikan.

Sebelumnya bisa mengatakan kalimat pertamanya, bayi memiliki kekuatan untuk mengekspresikan beragam hal termasuk juga hasrat serta kebutuhannya. Demikianlah langkah bayi berkomunikasi dengan ibunya serta orang yang lain di sekelilingnya.

Mengenali Beberapa Ekspresi Wajah Si Kecil

Berguna Menguatkan Ikatan

Waktu Bunda bisa membaca isyarat dari bayi lewat ekspresi dan menanggapinya, Si Kecil juga akan terasa suka. Hal ini dapat juga menguatkan bonding atau ikatan pada Bunda serta Si Kecil.

Tetapi, sesungguhnya ini yaitu sistem evaluasi dua arah yang berguna untuk Bunda serta Si Kecil. Sebab, Si Kecil juga akan belajar mengerti reaksi Bunda.

Faedah yang bisa didapat diantaranya menolong bayi terasa lebih tenang, membuat keyakinan bayi pada beberapa orang yang merawatnya serta mengajarkan bayi mengenai emosi. Disamping itu, faedah untuk ibu, termasuk juga menolong menumbuhkan rasa yakin diri jadi orang-tua.

Memanglah tidak gampang membaca ekspresi yang didapatkan Si Kecil karna dibutuhkan kesabaran serta tekad Bunda untuk belajar mengertinya. Bunda mesti sabar serta percaya dapat mengertinya.

Tips Membaca Ekspresi Si Kecil

Bunda bisa membaca situasi hati yang dirasa Si Kecil lewat ekspresi begini :

  1. Senang
    Ketika senang, bayi juga akan tersenyum lebar sampai terlihat pipinya terangkat, dengan sisi ujung mata mengerut. Diluar itu, bayi juga mungkin saja melambai atau bertepuk tangan sembari mengoceh. Nikmati bebrapa waktu ini dengan Si Kecil, Bunda. Hal semacam ini bisa mendorong keceriaan jadi modal membuat rasa yakin diri Si Kecil, karna ekspresi itu memperoleh reaksi positif. Mungkin saja Bunda dapat mengajak Si Kecil bermain Ci Luk Ba, supaya senyumnya lebih lebar.
  2. Tertarik
    Bayi juga akan buka kelopak matanya semakin besar serta turunkan atau menambah alisnya, ketika terasa tertarik pada suatu hal. Mungkin saja mulutnya juga akan terbuka sembari memekik serta bergerak menuju hal yang dia gemari. Waktu bayi mulai tertarik disuatu objek, berarti mereka menginginkan memperoleh info selanjutnya, sudah pasti dalam bhs Si Kecil. Bunda bisa membantunya dengan tunjukkan benda itu sembari menerangkan kepadanya, lewat pergerakan serta kalimat simpel.
  3. Tidak Nyaman
    Bayi menangis dengan keluarkan nada seperti menggeram juga akan dikerjakan oleh bayi yang terasa kurang nyaman dengan perlengkapan bayi baru lahir yang ia gunakan seperti pakaian yang membuatnya gerah atau kepanasan. Muka mengerut sembari mengangkat kaki ke dadanya. Bunda bisa menolong Si Kecil dengan memijat perut bayi dengan lembut atau menggerakkan kakinya dengan pergerakan seperti mengayuh sepeda untuk melepas gas pada perutnya serta membantunya terasa tambah nyaman. Apabila dibarengi dengan perut yang kembung, teraba tegang serta terlihat membuncit, jadi janganlah sangsi untuk membawa Si Kecil ke dokter anak.
  4. Kesulitan
    Sinyal yang dipertunjukkan oleh bayi saat alami kesusahan yaitu bibir sisi bawah juga akan di turunkan, ke-2 alisnya melengkung di dalam. Bila tidak menangis, mungkin saja dagunya juga akan bergetar. Ini tunjukkan bayimu mungkin saja alami stimulasi yang berlebihan. Bunda bisa menenangkannya dengan membawa ke tempat yang sepi. Beri ruangan pada Si Kecil untuk istirahat atau bermain-main sendiri.
  5. Bosan
    Bayi yang tampak jemu juga akan mencari perhatian dengan berteriak, menangis, atau melemparkan mainan. Pada 12 minggu pertama, Si Kecil dapat menggunakan saat berjam-jam lihat muka Bunda, namun setelah itu Si Kecil juga akan mulai mencari beberapa hal berlainan yang lain yang menarik perhatiannya. Bunda bisa mengajak Si Kecil untuk bereksplorasi dengan benda di sekelilingnya untuk menangani kebosanannya.
  6. Geram
    Rasa geram juga akan dilukiskan oleh bayi lewat tangisan, muka berwarna merah dengan mata yang menyipit. Apabila percaya Si Kecil tidak dalam kondisi sakit atau rasakan nyeri, jadi mungkin saja dia terasa lapar atau mengantuk. Coba memberi apa yang dibutuhkannya, mungkin saja situasi yang nyaman untuk beristirahat atau menyusu, sembari menentramkan Si Kecil dengan nada lembut.
  7. Takut
    Bayi juga dapat terasa takut. Umumnya juga akan diperlihatkan dengan mata yang terbuka lebar, muka serta tangan gemetar, atau bahkan juga dengan menangis. Meskipun susah menentramkan Si Kecil yang tengah terasa ketakutan karna Bunda tidak paham hal apa yang membuatnya takut, tetapi Bunda dapat memeluknya sembari bicara untuk menenangkannya. Si Kecil akan tidak tahu kalimat bunda, namun dia juga akan mengerti dari suara nada Bunda yang penuh kasih sayang.

Si Kecil juga akan mengikuti ekspresi dari orang di sekelilingnya, terlebih dari Bunda, yang seringkali diliatnya. Dia juga akan belajar ketahui bagaimana ekspresi muka waktu ketakutan, senang, serta sedih. Baiknya Bunda tidak memerlihatkan ekspresi yang tertekan karna juga akan dirasa juga oleh Si Kecil. Bila Bunda tengah terasa tertekan, tarik napas dalam-dalam serta tersenyum, sembari memberi sentuhan serta pelukan pada Si Kecil untuk menenangkannya.

Yakinkan Bunda juga memperhatikan keadaan Si Kecil secara detail. Jika ada sinyal tanda yang mencurigakan pada fisiknya seperti demam, kesusahan BAB, diare, gelisah terus-terusan, terlihat lemas/lemah, jadi janganlah sangsi untuk selekasnya berkonsultasi pada dokter.

Membaca ekspresi bayi nyatanya banyak faedahnya ya. Yuk Bunda, mulai cermati lebih jeli sekali lagi muka mungil serta ekspresi Si Kecil yang menggemaskan.

Cara Mengatasi Kulit Bayi Kering

Kulit bayi memanglah lebih sensitif jika dibandingkan dengan kulit orang dewasa. Itulah salah satu sebab kulit bayi kering. Ditambah pergerakan bayi pada sekitar usia 10 bulan itu juga yang menambah kulit sikecil sangat mudah kering. Keinginannya untuk bergerak belajar berjalan dan merangkak membuat kulit lembutnya terkena rentan terkena gesekan benda-benda keras seperti meja serta unjung perabotan pada rumah lainnya. Tentu itu tidak baik bagi kulit si kecil. Maka dari itu zwitsal menghadirkan zwitsal baby lotion untuk mengatasi  kulit bayi kering. Penggunaan zwitsal baby lotion sehabis mandi pada si kecil secara rutin sangat baik untuk menjaga kulit si kecil tetap lembab. Zwitsal baby oil sangat aman untuk mengatasi kulit bayi kering karena menggunakan bahan yang alami seperti jojoba oil dan canola oil. Zwitsal baby oil memiliki resiko yang lebih kecil untuk menimbulkan efek alergi pada si kecil karena sudah teruji hypo-allergenic.

Zwitsal Baby Lotion Membantu Mengatasi Kulit Bayi yang Kering

kulit bayi kering

Kandungan pada zwitsal baby lotion seperti jojoba oil inilah yang mampu menyeimbangkan produksi minyak pada kulit si kecil karena bentuknya yang sama dengan minyak alami pada kulit manusia atau sering disebut sebum. Selain itu, jojoba oil ini juga kaya akan lemak alami yang terdapat dalam lapisan terluar pada kulit. Inilah yang dapat berfungsi untuk menghindari kulit bayi kering. Tidak hanya dapat mengatasi kulit bayi kering saja, jojoba oil juga dapat digunakan untuk mengobati kulit yang terbakar oleh snar matahari serta kulit yang pecah – pecah. Kandungan yang terdapat pada jojoba oil inilah yang menjadikan zwitsal baby oil sumber dari semua manfaat untuk sikecil. Itulah yang menjadikan zwitsal baby lotion mampu mengatasi kulit bayi kering. Tidak hanya zwitsal baby oil saja yang bermanfaat bagi si kecil, bedak bayi dari zwitsal juga sangat ampuh untuk mengatasi biang keringat yang dapat sangat mengganggu tumbuh kembang si keci.

Jadi bagi para bunda jangan khawatir dengan masalah kulit pada si kecil, zwitsal baby merupakan pilihan yang tepat bagi bunda yang ingin menjaga kulit si kecil terhindar dari kulit bayi kering, ruam pada kulit dan biang keringat.sehingga bunda dapat menjaga dan merawat kulit sikecil dengan optimal.

Referensi Artikel: https://www.zwitsal.co.id/momen-perawatanku/penyebab-kulit-bayi-kering-dan-cara-mengatasinya

Standard Berat Badan Ideal Wanita

Setiap wanita di dunia pasti pengen memiliki berat badan ideal. Karena dengan memiliki berat badan yang ideal, otomatis bentuk tubuh yang indah dapat dicapai. Sehingga, akan mempunyai rasa percaya diri yang tinggi saat menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Lalu, bagaimana mengetahui berat badan ideal bagi seorang wanita? Cukup banyak wanita yang bertanga apakah berat badan yang dimiliki sudah termasuk berat badan ideal ataukah belum?

madu gemuk badan

Perlu diketahui, berat badan ideal wanita tidaklah hanya mengacu pada hasil berat timbangan pada saat itu, apalagi hanyalah mengacu pada berat badan yang dimiliki oleh orang terkenal. Badan kesehatan dunia sudah menetapkan standar berat badan ideal pada wanita dan pria, sehingga menjadikan mudah untuk melakukan pengukuran terhadap berat badan tiap orang.Untuk mengetahui berat badan ideal wanita, dapat memakai rumus BMI dan Brocha. Kedua rumus ini sudah dijadikan standard internasional.

Rumus BMI memadukan perhitungan yaitu antara tinggi badan dan berat badan. Rumus BMI adalah: Berat Badan (Kg)/(Tinggi badan x Tinggi badan). Jika tidak mau repot menghitungnya, bisa menggunakan kalkulator BMI online yang bisa Anda temukan di internet.

Berat Badan Ideal wanita berdasarkan BMI juga dibagi menjadi 4 klasifikasi. Jika hasil perhitungan BMI Anda dibawah 18, maka termasuk kedalam kelas Under Weight (sangat kurus). Di kelas Under Weight, disarankan untuk mulai menambah berat badan dan mengkonsumsi makanan berkarbohidrat dan banyak kalori, selain itu anda juga perlu mencari referensi cara menggemukan badan wanita. Biasanya bisa juga dengan mengkonsumsi madu gemuk badan. Jika hasil hitung IMB di angka 18-25, tandanya berat badan sudah mendapatkan berat badan ideal wanita. Tetapi jika hasil hitung IMB, menunjukkan Angka diatas 25 maka tandanya mengalami over weight (obesitas), kondisi ini sangat dianjurkan agar melakukan diet sehat.

Cara Herbal untuk Menyembuhkan HIV AIDS

APA ITU HIV AIDS?

HIV (human immunodeficiency virus) adalah suatu virus yang dapat menyebabkan penyakit AIDS. Virus ini menyerang manusia dan menyerang sistem kekebalan (imunitas) tubuh, sehingga tubuh menjadi lemah dalam melawan infeksi. Tanpa pengobatan, seorang dengan HIV bisa bertahan hidup selama 9-11 tahun setelah terinfeksi. Dengan kata lain, kehadiran virus ini dalam tubuh akan menyebabkan defisiensi (kekurangan) sistem imun.

INKUBASI VIRUS HIV PADA TUBUH

Sistem kekebalan tubuh bertugas melindungi kita dari penyakit yang menyerang. Salah satu unsur yang penting dari sistem kekebalan tubuh adalah sel CD4 (salah satu jenis sel darah putih). Sel ini melindungi dari beragam bakteri, virus, dan kuman lainnya.

HIV menginfeksi sistem kekebalan tubuh. Virus memasuki sistem kekebalan pada sel CD4. Virus ini memanfaatkan sel CD4 untuk menggandakan dirinya ribuan kali. Virus yang menggandakan diri ini akan meninggalkan sel CD4 dan membunuhnya pada waktu yang sama. Makin banyak sel CD4 yang mati, sistem kekebalan tubuh akan makin rendah. Hingga akhirnya, sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi.

GEJALA HIV AIDS

Infeksi HIV muncul dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah serokonversi (Periode waktu tertentu di mana antibodi HIV sudah mulai berkembang untuk melawan virus.). Tahap kedua adalah masa ketika tidak ada gejala yang muncul. Dan tahap yang ketiga adalah infeksi HIV berubah menjadi AIDS.

Tahap Pertama

Orang yang terinfeksi virus HIV akan menderita sakit mirip seperti flu. Setelah ini, HIV tidak menimbulkan gejala apa pun selama beberapa tahun. Gejala seperti flu ini akan muncul beberapa minggu setelah terinfeksi. Masa waktu inilah yang sering disebut sebagai serokonversi.

Baca juga : Obat Kanker Tiroid

Diperkirakan, sekitar 8 dari 10 orang yang terinfeksi HIV mengalami ini. Gejala yang paling umum terjadi adalah:

  • Tenggorokan sakit
  • Demam
  • Muncul ruam di tubuh, biasanya tidak gatal
  • Pembengkakan noda limfa
  • Penurunan berat badan
  • Diare
  • Kelelahan
  • Nyeri persendian
  • Nyeri otot

Gejala-gejala di atas bisa bertahan selama satu hingga dua bulan, atau bahkan lebih lama. Ini adalah pertanda sistem kekebalan tubuh sedang melawan virus. Tapi, gejala tersebut bisa disebabkan oleh penyakit selain HIV. Kondisi ini tidak semata-mata karena terinfeksi HIV.

Tahap Kedua

Setelah gejala awal menghilang, biasanya HIV tidak menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun. Periode ini disebut sebagai masa inkubasi, atau masa laten. Virus yang ada terus menyebar dan merusak sistem kekebalan tubuh. Pada tahapan ini, Anda akan merasa sehat dan tidak ada masalah. Kita mungkin tidak menyadari sudah mengidap HIV, tapi kita sudah bisa menularkan infeksi ini pada orang lain. Lama tahapan ini bisa berjalan sekitar 10 tahun atau bahkan bisa lebih.

Tahap Ketiga atau Tahap Terakhir Infeksi HIV

Jika tidak ditangani, HIV akan melemahkan kemampuan tubuh dalam melawan infeksi. Dengan kondisi ini, Anda akan lebih mudah terserang penyakit serius. Tahap akhir ini lebih dikenal sebagai AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome). Berikut ini adalah gejala yang muncul pada infeksi HIV tahap terakhir:

  • Noda limfa atau kelenjar getah bening membengkak pada bagian leher dan pangkal paha.
  • Demam yang berlangsung lebih dari 10 hari.
  • Merasa kelelahan hampir setiap saat.
  • Berkeringat pada malam hari.
  • Berat badan turun tanpa diketahui penyebabnya.
  • Bintik-bintik ungu yang tidak hilang pada kulit.
  • Sesak napas.
  • Diare yang parah dan berkelanjutan.

Risiko terkena penyakit yang mematikan akan meningkat pada tahap ini. Misalnya kanker, TB, dan pneumonia. Tapi meski ini penyakit mematikan, pengobatan HIV tetap bisa dilakukan. Penanganan lebih dini bisa membantu meningkatkan kesehatan.

Setelah ditemukannya Obat HIV AIDS secara herbal, masyarakat tidak perlu khawatir untuk melakukan pengobatan. Tidak hanya  melakukan pengobatan, kita juga harus menjauhi pola hidup yang dapat menyebabkan daya tahan tubuh menjadi rentan dengan penyakit dengan menjalankan pola hidup sehat.

(Sumber : http://www.bee-moringa.com)

Penyebab Asam Urat dan Cara menyembuhkan Secara Herbal

Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat.

Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh.

Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

 

 

Orang yang terkena serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan rasa sakit yang berlangsung selama 3-10 hari.

Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.

 

Penyebab Penyakit Asam Urat

Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh.

Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan tinja. Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi.

Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit.

Beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau).

 

 

Untuk menyembuhkan penyakit ini ada beberapa hal yang harus dilakukan, diantaranya :

  • Menghindari makanan yang dapat meningkatkan asam urat, seperti jeroan (hati, ginjal, limpa, babat, usus, paru dan otak),
  • Kurangi porsi makanan seperti emping/melinjo, kangkung dan bayam, daun singkong/ubi, daun jambu mete, asparagus, buncis dan kembang kol.
  • Makanan yang aman dimakan, beberapa di antaranya adalah: nasi, daging ayam, telur, keju, susu dan beberapa buah-buahan.
  • Hindari minuman dan makanan beralkohol.
  • Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit, maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.
  • Banyak minum air putih minimal 8 – 10 gelas per hari

Untuk mempercepat kesembuhan atas penyakit asam urat, telah ditemukan Obat Asam Urat yang dapat menyembuhkan dan meredakan penyakit asam urat.

 

cek juga:  Obat herbal Darah Tinggi

 

(sumber: http://www.bee-moringa.com)

KHASIAT CACING TANAH

Khasiat Cacing Tanah sudah umum digunakan pada kalangan masyarakat Jawa. Hal ini sudah dikenal secara turun-temurun sebagai obat herbal atau yang lebih dikenal dengan jamu dengan kemampuan yang cukup ampuh untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
khasiat cacing
Beberapa fungsi dari cacing tanah ini dipercaya bisa mengobati tipes, demam tinggi, melancarkan sirkulasi darah dan masih banyak lagi sifat farmakologi yang tentunya akan kami kupas secara detail pada penjelasan kali ini. Jadi tidak heran jika cacing menjadi salah satu hewan buruan selain cicak dan juga toke.

Cacing merupakan hewan kecil melata dengan permukaan kulit dan bentuknya memanjang. Dengan habitat pada tanah liat seperti dekat comberan dan tanah gembur lainnya menjadikan kebanyakan orang jijik ketika melihatnya.

Selain itu cacing juga mempunyai lendir yang membuat semakin eneg ketika melihatnya. Padahal jika kita ketahui, dibalik semua tersebut tersimpan jutaan manfaat bagi kesehatan yang mungkin tidak terduga. Umumnya cacing tanah dijadikan umpan untuk memancing ikan, hal ini karena cacing juga berbau amis dan menjadi penarik ikan untuk memangsanya. baca juga obat gatal

16 Khasiat Cacing Tanah Untuk Kesehatan :
1. Mengatasi sembelit atau susah BAB. Hal ini karena cacing berfungsi sebagai pelancar system pencernaan sehingga penyerapan zat makanan bisa berjalan lebih normal.
2. Menyembuhkan penyakit tifus. Fungsi ini didukung adanya kandungan yang bisa membunuh dan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab tifus.
3. Menghentikan diare atau murus, sangat cocok dikonsumsi oleh kalangan anak-anak yang sedang mencret.
4. Melancarkan sistem peredaran darah karena cacing juga menyingkirkan lemak jahat pada sistem sirkulasi dari yang juga terkait dengan pencegahan hipertensi (tekanan darah tinggi).
5. Menjaga stamina tubuh yang hilang. Karena cacing berguna untuk membakar lemak dan mengubahnya menjadi tenaga atau energi yang dibutuhkan oleh tubuh.
6. Menurunkan demam (antipiretik) yang ampuh untuk menyembuhkan suhu tubuh tinggi.
7. Mempercepat penyembuhan luka dan meregenerasi sel-sel kulit yang rusak.
8. Menambah selera makan khususnya bagi anak yang masih dalam tahap pemulihan pasca sakit.
9. Menenanngkan sistem syaraf yang juga sangat baik untuk pencegahan stres atau pikiran berat.
10. Menjaga elastisitas kulit dan juga wajah. Sehingga boleh dibilang bisa mencegah penuaan dini yang terkait dengan menyamarkan garis halus, pengeriputan dan mencegah kulit kering.
11. Menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah. Baik dikonsumsi oleh penderita diabetes mellitus (kencing manis) karena cacing berkemampuan untuk mengontrol kadar gula darah.
13. Mencegah terjadinya infeksi pada sistem pencernaan seperti usus, dll.
14. Meningkatkan kejantanan pria khususnya bagi yang mudah capek dan loyo.
15. Meringankan gejala sakit maag dan membuat adem lambung.
16. Obat herbal untuk exim dan beberapa penyakit kulit lainnya.