Film Wisata Malang Yang Terkenal

Apakah anda bisa menyebutkan beberapa Film Wisata Malang dengan setting destinasi wisata daerah Malang? Berbicara tentang film erat kaitannya dengan dokumentasi. Seringkali setting lokasi suatu film mendokumentasikan tempat wisata yang indah. Hal ini acapkali membuat destinasi wisata tersebut meroket. Hal ini tentu menjadi keuntungan tersendiri. Tentunya di fil-film tersebut pasti menonjolkan keindahan tempat yang menjadi daya tarik sehingga orang-orang yang menonton pun menjadi tahu dan ingin mengunjungi tempat tersebut.

 

Berikut ini beberapa film beserta tempat wisata Malang di dalamnya yang dijadikan salah satu spot pengambilan adegan.

Film 5 CM

Film ini menyajikan beberapa tempat yang menjadi daya tarik destinasi wisata Malang. Film yang disutradarai oleh Rizal Mantovani ini mengambil setting lokasi di daerah Malang, antara lain yaitu stasiun kota Malang dan Gunung Semeru. Bagian paling utama dari film ini yaitu ketika 5 orang sahabat bertemu kembali setelah sekian lama tidak berjumpa untuk mendaki Gunung Semeru. Di dalam film ini terlihat jelas keindahan Gunung Semeru, mulai dari oro-oro ombo yang merupakan padang rumput luas, kemudian danau besar Ranu Kumbolo di tengah lembah yang sangat indah, serta tak ketinggalan puncak berpasir mahameru yang sangat cantik dengan mentari yang terbit.

Film Punk in Love

Film Punk in Love adalah kisah tentang seorang anak punk yang berasal dari Malang yang pergi ke Jakarta ditemani oleh sahabatnya untuk menyatakan cinta kepada sang pujaan. Film yang disutradarai oleh Ody C. Harahap ini banyak mengambil setting di tempat wisata daerah Jawa Timur. tak hanya setting, bahkan film inimenunjukkan penggunaan bahasa Jawa aksen Malang. setting film wisata malang yang ada disini antara lain yaitu Alun-Alun Merdeka, Alun-Alun Tugu, Embong Brantas, Stasiun Kota Lama, dan Pasar Tawangmangu.

 

Terdapat beberapa keuntungan bagi tempat yang dijadikan setting film. Seperti di film wisata Malang tadi, pastinya setelah muncul di film tempat tersebut jadi meroket. Selain untuk mengenalkan tempat tersebut, keuntungan lain yaitu sebagai dokumentasi yang mengingatkan akan cantiknya kota Malang.